Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
النُّصُوْصُ قَدْ إِنْتِهَى وَالْوَقَائِعُ غَيْرُ مُتَنَهِيَة # صَلِحٌ لَكُلِّ زَمَان وَمَكَان

Sumber penafsiran Nabi Muhammad SAW

Sumber penafsiran Nabi Muhammad SAW

Oleh : @elrosyadi296

Sebagaimana diketahui, bahwa Nabi Muhammad SAW merupakan mufaasir tunggal pada masa beliau masih sehat wal `afiat. Beliau menafsirkan ayat al-Qur`an dengan 2 sebab :

1. Karena memang ayat itu perlu dijelaskan. Seperti ayat tentang sholat.

2. Karena sahabat yang bertanya kepada Nabi SAW.

Adapun sumber Nabi SAW dalam menafsirkan ayat al-Qur`an, yaitu :

1. Al-Qur`an (al-Qur`an bil Qur`an). Seperti ketika seorang sahabat bertanya tentang tafsir dari lafadz dholim, yang kemudian oleh Nabi SAW ditafsirkan dengan Syirik.

2. Wahyu yang secara langsung turun. Diceritakan pada suatu riwayat, bahwa Nabi SAW pernah ditanya oleh orang yahudi, tentang surat yusuf ayat 4, yang isinya mengenai jumlah saudara yusuf yang 11. Dan beliau Nabi SAW ditanya mengenai nama-nama ke-11 saudara nabi yusuf as tersebut. Nabi SAW pun terdiam, lalu turunlah malaikat jibril, yangt memberitahu mengenai nama-nama ke-11 saudara nabi yusuf as tersebut. Dan orang yahudi itu pun akhirnya masuk islam.

3. Ijtihad. Diceritakan pada saat Ubaidillah bin Sahur yang terkenal dengan munafik, meninggal dunia. Nabi SAW tetap menyolatinya. Beliau menafsirkan Q.S at-Taubah ayat 8 : as taghfir lahum aw laa tastaghfir lahum. Pada penggalan ayat tersebut, lafadz “aw” bermakna memilih. Dimana Nabi SAW mau memintakan ampun atau tidak. Dan, pada akhirnya, nabi SAW mau memintakan ampun.
elrosyadi296
elrosyadi296 Seorang Santri Lulusan MA Jurusan IPS, Kuliah Jurusan Tafsir, Ngabdi Ngajar Ngaji, IPA dan Matematika, Hobi Coding Otodidak

Post a Comment for "Sumber penafsiran Nabi Muhammad SAW "