Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
النُّصُوْصُ قَدْ إِنْتِهَى وَالْوَقَائِعُ غَيْرُ مُتَنَهِيَة # صَلِحٌ لَكُلِّ زَمَان وَمَكَان

Jangan Mudah Mengkafirkan


Ketika hati seseorang rusak, maka seluruh tubuhnya akan rusak. Dan pada zaman ini, umat islam sedang terserang penyakit, yaitu cenderung mudah mengkafirkan orang lain. Dengan alasan berbeda madzhab, pratek ibadah, bahkan hanya alasan sepele yaitu berbeda pilihan politik.

Padahal Nabi Muhammad SAW pada 16 abad silam, telah menjelaskan bahwa barang siapa menuduh orang lain kafir atau menjadi musuh, dan tidak terbukti maka tuduhan tersebut akan kembali kepada orang yang menuduh (terangkum dalam kitab shohih bukhori muslim).

Dengan adanya hadits tersebut, maka banyak ulama lebih berhati-hati dalam mengkafirkan orang. Disebutkan oleh Syaikh Qodhi ‘Iyadh dalam kitab Asy-Syifa` maupun Imam Al Ghozali dalam kitab Al Iqtishod, mengatakan bahwa jika terdapart 99 alasan untuk mengatakan orang lain itu kafir, namun masih ditemukan 1 alasan untuk menyatakan ke-islaman mereka. Maka, peganglah 1 alasan itu, agar kita tetap mengatakan orang lain islam.

Sumber : Mau'idhoh Gus Nadzir
elrosyadi296
elrosyadi296 Seorang Santri Lulusan MA Jurusan IPS, Kuliah Jurusan Tafsir, Ngabdi Ngajar Ngaji, IPA dan Matematika, Hobi Coding Otodidak

Post a Comment for "Jangan Mudah Mengkafirkan"