Skip to content Skip to sidebar Skip to footer
النُّصُوْصُ قَدْ إِنْتِهَى وَالْوَقَائِعُ غَيْرُ مُتَنَهِيَة # صَلِحٌ لَكُلِّ زَمَان وَمَكَان

Prinsip Dan Metode Khawarij Dalam Menafsirkan Al-Qur’an

Dalam aspek penafsiran terhadap ayat Al-Qur’an Khawarij tidak memiliki kedalaman ilmu tentang takwil dan mereka juga tidak mau peduli terhadap apa maksud sebenarnya dari makna ayat-ayat tersebut, mereka juga tidak membebani diri mereka dengan sikap yang serius dan sungguh-sungguh untuk mencari maksud yang menjadi sasaran dari makna ayat Al-Qur’an dan begitu juga bagaimana pula rahasia-rahasia yang terdapat dibalik ayat-ayat tersebut, tetapi mereka hanya terhenti dan terbatas kepada tataran lafdziyah saja.

Khawarij mempunyai pandangan dangkal pada ayat-ayat Al-Qur’an , kadang-kadang ayat yang mereka pahami itu tidak sesuai dengan maksud sebenarnya dari ayat tersebut, dan juga tidak memiliki hubungan sama sekali dengan ayat yang mereka jadikan sebagai dalil untuk melegitimasi pendapat mereka, karena mereka hanya sebatas memahami ayat secara dzahir yang batil.

Sehingga pada intinya, bahwa prinsip Khawarijdalam menafsirkan ayar Al-Qur’an hanya sebatas mencocokkan ayat Al-Qur’an dengan kepentingan atau pendapat mereka. Dan juga, tidak ada metode-metode khusus dalam menafsirkan Al-Qur’an. Karena mereka hanya memandang ayat secara lafdziyah.
elrosyadi296
elrosyadi296 Seorang Santri Lulusan MA Jurusan IPS, Kuliah Jurusan Tafsir, Ngabdi Ngajar Ngaji, IPA dan Matematika, Hobi Coding Otodidak

Post a Comment for "Prinsip Dan Metode Khawarij Dalam Menafsirkan Al-Qur’an"